Teknologi mematikan kretivitas ?

Pertanyaan ini muncul pada saat browsing forum sebuah komunitas fotografi. Betapa yang namanya teknologi kamera digital membantu kita dalam memahami sebuah proses menciptakan gambar / foto yang indah dipandang.

Bidik, jepret, lihat hasilnya pada lcd, lalu koreksi seting kamera, lalu jepret lagi. demikan terus berulang sampai dapat gambar yang diinginkan, enak kan punya kamera digital ? Proses ini tidak dapat dilakukan oleh kamena yang masih manual/ menggunakan film.

Pada kamera film kita harus mencatat frame no 1 menggunakan setting 1, frame no 2 menggunakan setting 2, dan lebih mengandalkan kemampuan menguasai teori dan intuisi. Hasilnya baru dapat dilihat pada saat film dicetak.

Untuk kamera medium format, preview dapat dilihat dengan menggunakan film sejenis polaroid, untuk kemudian menjepret gambar dengan film.

Nah karena kamera digital lebih mudah untuk melihat hasil, kita melakukan explore teknik fotografi, kalau salah yaa tinggal delete. Proses belajar adalah learning by doing dan trial error. Pada kamera film, pertama kali lebih ditekankan pada penguasaan teori, pencahayaan, dan teknik. yang pasti agar tidak membuang2 film dan tidak kehilangan moment apalagi gara2 salah memasang film….

Digital mematikan kreativitas ? tidak.. kreativitas datang dari individu masing-masing tidak terhalang oleh teknologi. bener kann… hanya buat saya lagi terhalang oleh baterai, karena baterai charge saya lagi bermasalah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *